BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Jalan merupakan sarana transportasi darat yang
bertujuan untuk menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lain. Selain itu
jalan juga bertujuan untuk pemerataan pembangunan suatu daerah.
Kehadiran kendaraan roda dua ataupun roda empat
sebagai sarana
transportasi membutuhkan jalan raya sebagai alur berjalannya kendaraan. Namun,
seringkali dijumpai jalan dalam kondisi rusak. Seperti kondisi jalan yang
ditambal, berlubang, berpasir dan tergenang air ketika hujan. Kondisi ini
merupakan salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya dan juga salah satu
penyebab kemacetan sehingga pengguna jalan harus berhati-hati.
Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas untuk
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan perumahan
rakyat untuk membantu presiden.
Salah satu tugas dari Dinas Pekerjaan Umum yaitu memperbaiki jalan guna untuk menjaga
kelancaran transportasi. Seperti memperbaiki jalan yang berlubang. Masalah yang
dihadapi yaitu masyarakat harus mencetak foto kerusakan jalan dan mengirim ke
Dinas Pekerjaan Umum. Hal ini tentu tidak efektif dan efisien karena memakan
waktu lama untuk laporan tersebut sampai ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
dan menyebabkan tanggapan yang lama dan penanganan kerusakan jalan.
Solusi untuk mengatasi masalah
tersebut adalah dengan menggunakan sebuah sistem informasi yang dapat dengan
mudah digunakan oleh masyarakat. Sistem informasi pelaporan kerusakan tersebut
memberikan visualisasi data mengenai kerusakan ruas jalan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang
diatas maka dapat di ambil suatu rumusan masalah yaitu Bagaimana Merancang dan
Membangun Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau.
1.3 Batasan Masalah
Sistem yang akan dibangun
memiliki keterbatasan dalam fungsi dan kegunaan, maka penulis membatasi
pembangunan sistem ini dengan:
1.
Aplikasi ini hanya untuk pengaduan kerusakan
jalan.
2.
Aplikasi ini hanya digunakan tiga user yaitu Admin, Masyarakat dan Petugas
lapangan.
2.4 Tujuan Kerja Praktek
Tujuan yang ingin dicapai dari kerja praktek ini
dengan membuat Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Jalan pada Dinas Pekerjaan
Umum Provinsi Riau adalah sebagai berikut:
a.
Tujuan Umum
Beberapa tujuan umum dari kerja praktek ini adalah
sebagai berikut:
1. Sebagai salah
satu syarat kelulusan untuk memperoleh gelar sarjana pada jurusan Teknik
Informatika Universitas Sultan Syarif Kasim Riau.
2. Mempraktekkan
ilmu yang telah dipelajari oleh mahasiswa selama diperkuliahan kedalam
lingkungan dunia kerja.
3. Menambah
pengalaman kerjasama bagi mahasiswa.
4. Membentuk dan
melatih mahasiswa agar dapat bekerja disiplin, profesional dan berkomunikasi
dengan baik.
b.
Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari kerja
praktek ini adalah membangun Sistem
Informasi Pelaporan Kerusakan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi
Riau untuk membantu kinerja Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau lebih baik lagi
dari sebelumnya.
2.5 Waktu dan Tempat Kerja Praktek
Pelaksanaan kerja praktek dan rancang bangun Sistem
Informasi Pelaporan Kerusakan Jalan dilaksanakan pada:
Waktu :
25 September – 31 Oktober 2017
Tempat : Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
Jl.
SM Amin, Pekanbaru
2.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan bertujuan untuk memudahkan dalam
memahami Laporan Kerja Praktek secara keseluruhan. Sistematika penulisan
Laporan Kerja Praktek ini yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Menguraikan tentang latar belakang masalah, rumusan
masalah, batasan masalah, tujuan kerja praktek, waktu dan tempat kerja praktek
dan sistematika penulisan.
BAB II PROFIL INSTANSI
Menjelaskan tentang sejarah Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau, visi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, misi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau, tugas pokok dan fungsi
Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau.
BAB III TUGAS KERJA PRAKTEK
Menjelaskan tentang uraian tugas kerja praktek,
analisa permasalahan, metode pengerjaan dan jadwal pengerjaan.
BAB IV LANDASAN TEORI
Bab ini berisi tentang
penjelasan mengenai studi pustaka terhadap teori-teori yang mendasari dalam pelaksanaan kerja praktek untuk pembuatan
Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi
Riau yang terdiri dari pengertian jalan, pengertian kerusakan jalan,
pengertian pelaporan, model pengembangan sistem, penegertian ERD, pengertian flowchart, pengertian DFD, pengertian
PHP, pengertian JavaScript dan MySQL.
BAB V ANALISA DAN PERANCANGAN
Bab ini menjelaskan tentang
metode analisa, analisa sistem lama, analisa sistem baru, hasil analisa sistem
baru, deskripsi umum perangkat lunak, deskripsi fungsional, perancangan tabel,
perancangan struktur menu, dan juga merancang user interface-nya.
BAB VI IMPLEMENTASI
DAN PENGUJIAN
Bab ini menjelaskan tentang
lingkungan operasional, implementasi sistem serta melakukan pengujian sistem
sehingga mendapatkan sistem informasi yang diharapkan.
BAB VII PENUTUP
Berisi kesimpulan dan saran yang dapat diambil dari
pelaksanaan kerja praktek dalam pembuatan Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan
Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau.
BAB II
PROFIL
INSTANSI
2.1 Sejarah Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
Departemen Pekerjaan
Umum adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada presiden.
Sebelumnya, Departemen Pekerjaan Umum sempat bernama: Departemen Pemukiman dan
Pengembangan Wilayah (2000-2004), adalah kementrian dalam pemerintah Indonesia
yang membidangi urusan pekerjaan umum. Istilah “Pekerjaan Umum” adalah
terjemahan dari istilah bahasa Belanda Openbare Werken yang pada zaman Hindia Belanda
disebut Waterstaat Swerken. Setelah belanda menyerah dalam perang pasifik pada
tahun 1942 kepada Jepang, maka daerah Indonesia ini dibagi oleh Jepang dalam 3
wilayah pemerintah, yaitu Jawa/Madura, Sumatra dan Indonesia Timur dan tidak
ada pusat Pemerintah tertinggi di Indonesia yang menguasai ke-3 wilayah
tersebut.
Dinas Pekerjaan
Umum Provinsi Riau terbentuk setelah ditetapkan undang-undang darurat No
19/1957 kemudian diundangkan dengan Undang-Undang No.61 tahun 1958.
Pekerjaan umum adalah unsur pelaksana dan
penunjang dibidang Pekerjaan Umum yang mempunyai tugas melaksanakan sebagai
tugas pemerintah dan pembangunan dibidang Pekerjaan Umum, Permukiman dan
Prasarana Wilayah diserahkan (desentralisasi) dan dilimpahkan (dekonsentrasi)
kepada Daerah Provinsi Riau, sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.
2.2 Visi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
Terwujudnya Provinsi Riau yang
maju, masyarakat sejahtera, berbudaya Melayu dan berdaya saing tinggi,
menurunnya kemiskinan, tersedianya lapangan kerja serta pemantapan aparatur.
2.3 Misi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
Misi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau adalah:
1.
Meningkatkan Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup serta
Pariwisata.
2.
Meningkatkan Peran Swasta dalam Pembangunan.
3.
Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur
2.4 Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
Tugas
pokok dan fungsi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau yaitu:
1.
Tugas Pokok Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Riau
Melaksanakan
urusan pemerintahan daerah di Bidang KePUPRan berdasarkan asas otonomi daerah
dan tugas Pembantuan.
2.
Fungsi Dinas Pekerjaan
Umum Provinsi Riau
Perumusan kebijaksanaan teknis bidang jalan dan jembatan, Perancangan
program kerja Kebinamargaan, Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan
umum bidang jalan dan jembatan, Pembinaan dan fasilitasi bidang jalan dan
jembatan lingkup provinsi kabupaten/kota, Pelaksanaan tugas bidang bina teknik,
pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan serta pemeliharaan jalan dan
jembatan.
2.5 Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Riau
Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Riau diPimpin oleh Kepala Dinas dan dibantu oleh
Sekretariatan. Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Povinsi Riau dapat dilihat pada Gambar 2.1.
Gambar 2.
1 Struktur
Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
BAB III
TUGAS
KERJA PRAKTEK
3.1 Uraian Tugas Kerja Praktek
Kerja praktek dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau dimulai pada tanggal 25 September 2017 sampai dengan 31 Oktober
2017. Karena banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa ambil dari kerja praktek
ini dan dapat menjadi acuan dalam dunia kerja yang sebenarnya.
Kerja praktek ini dilaksanakan di bagian
Kesekretariatan di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Tugas dari bagian
Kesekretariat yaitu mengurus bagian data kepegawaian di Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau, mengurus semua tentang surat menyurat baik surat masuk maupun
surat keluar dan mengurus data arsip semua pegawai di Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau.
Pada hari pertama yang dilakukan adalah mengantar
surat untuk semua bidang-bidang yang ada di kantor Dinas Pekerjaan Umum.
Selanjutnya di minggu berikutnya penulis mulai membantu pegawai untuk
menginputkan data-data pegawai yang ada di Dinas Pekerjaan Umum, membantu untuk
menuliskan disposisi surat masuk dan kelur yang ada dan membantu mencari
data-data pegawai yang telah di arsipkan.
Pada kerja praktek ini ada
beberapa hal yang dapat penulis petik untuk menambah pengalaman penulis dalam
dunia kerja adalah untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dibutuhkan disiplin
yang sangat tinggi
3.2 Analisa Permasalahan
Masalah yang dihadapi yaitu
dalam melakukan pelaporan kerusakan jalan dimana masyarakat harus mencetak foto
kerusakan jalan dan mengirim ke Dinas Pekerjaan Umum. Hal ini tentu tidak efektif dan efisien karena memakan waktu lama untuk
sampai ke Dinas Pekerjaan Umum dan
membuat lamanya tanggapan kerusakan jalan.
3.3 Metodologi Pengerjaan
Tahap-tahap yang dilakukan dalam pengerjaan kerja
praktek adalah:
1.
Pengumpulan data
Pengumpulan data adalah cara untuk mendapatkan informasi atau data-data
yang berhubungan dengan sistem informasi ini. Cara untuk mendapatkan data-data tersebut yaitu:
a.
Studi pustaka
Studi pustaka adalah tahap awal dalam metode
pengerjaan kerja praktek. Studi pustaka dapat dilalukan dengan memplajari
buku-buku dan literatur yang berhubungan dengan pengembanagn sistem dan
pembuatan laporan.
b.
Observasi
Pengamatan dilakukan secara langsung pada saat laporan
kerusakan jalan yang masuk dari masyarakat yang berupa file yang berupa kertas.
2.
Analisa dan perancangan
Pada tahap ini dilakukan analisa kebutuhan sistem
serta melakukan perancangan terhadap aplikasi yang akan dibuat. Dalam tahap
ini, penulis menggunakan beberapa alat bantu yaitu: Context Diagram, Data flow
Diagram, ER-Diagram, Flowchart, Struktur Menu dan Rancangan Database.
3.
Tahap Implementasi
Pada tahap ini dilakukan
penerapan dari hasil analisa kedalam bentuk sistem. Tahap ini meliputi
penyusunan perangkat lunak aplikasi (coding),
dan pengujian (testing).
3.4 Jadwal Pengerjaan
Kerja praktek ini dilakukan selama satu bulan di Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Rincian pengerjaan kerja praktek ini akan dijelaskan
pada Tabel 3.1.
Tabel 3.1 Jadwal Pengerjaan
|
|
Kegiatan
|
Waktu Pelaksanaan
|
|||||||||||||||
|
No
|
Oktober
|
November
|
Desember
|
Januari
|
|||||||||||||
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
1
|
Kerja Praktek
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Pengumpulan Data
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Analisa dan Perancangan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
Implementasi dan Pengujian
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
Laporan Kerja Praktek
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
BAB IV
LANDASAN TEORI
4.1 Pengertian Jalan
Menurut UU RI no. 38 Tahun 2004 pasal 1 ayat (4)
Jalan adalah prasarana
transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan
pelengkap dan perlengkapan yang di tujukan untuk lalu lintas. Baik yang berada
di permukaan tanah dan di permukaan air kecuali jalan kereta api. Jalan dibuat
berdasarkan atas mamfaat, keamanan dan keselamata.
4.2 Pengertian Pelaporan
Pelaporan adalah pernyataan secara lisan maupun
tulisan yang menyatakan ketidakpuasan pengguna terhadap fasilitas yang
digunakan (Sidik, 2014).
4.3 Pengembangan Sistem
Dalam pengembangan sistem ini menggunakan model waterfall. Model ini mengusulkan sebuah pendekatan kepada perangkat
lunak yang sistematik dan berurut dimulai dari tahap awal yaitu perencanaan,
analisa, perancangan, implementasi dan pemeliharaan. Hasil-hasilnya harus
didokumentasikan dengan baik (Shalahuddin, 2013).
Model ini bersifat linier
karena prosesnya mengalir secara sekuensial mulai dari awal hingga akhir. Model
ini mensyaratkan penyelesaian suatu tahap secara tuntas sebelum beranjak pada
tahap selanjutnya. Secara umum kerangka kerja model waterfall adalah sebagai berikut:
Gambar 4.1
Pengembangan Sistem (Sutabri, 2012)
Pengembangan suatu
sistem yang berbasis komputer hendaklah mengikuti tahap-tahap sebagai berikut:
4.3.1 Tahap Perencanaan Sistem
Tahap perencanaan
adalah tahap awal pengembangan sistem. Perencanaan sistem adalah merencanakan
pengembangan sistem secara umum. Pada tahap ini didefinisikan perkiraan
kebutuhan-kebutuhan sumber daya seperti perangkat fisik, manusia, metode
(teknik dan operasi), dan anggaran yang sifatnya masih umum (belum
detail/rinci) (Sutabri, 2012).
4.3.2 Tahap Analisis Sistem
Tahap analisis
sistem adalah tahap penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk
merancang sistem yang baru atau diperbaharui, Artinya analisis sistem ini
menganalisa permasalahan terhadap sistem yang akan dibangun, sehingga menemukan
solusi dalam melakukan tahap perancangan sebuah sistem
(Sutabri, 2012).
4.3.3 Tahap Desain (Perancangan) Sistem
Tahap desain
sistem adalah tahap setelah analisis sistem yang menentukan proses dan
pengolahan data yang dilakukan oleh sistem baru. Pada tahap ini sistem
dirancang berdasarkan tahap analisis sistem, rancangan sistem terdiri atas tiga
bagian yaitu rancangan database,
rancangan struktur menu dan rancangan
procedural (Sutabri, 2012).
4.3.4 Tahap Implementasi
Tahap implementasi
atau penerapan adalah tahap di mana desain sistem dibentuk menjadi suatu kode
(program) yang siap untuk dioperasikan (Sutabri, 2012).
4.3.5 Tahap pemeliharaan
Memelihara
merupakan tahap yang dilakukan setelah tahap implementasi, yang meliputi
pemakaian atau penggunaan, penjagaan, perbaikan, dan peningkatan system (Sutabri,
2012).
4.4 Entity Relationship Diagram (ERD)
ERD merupakan suatu model yang
menjelaskan antara data dalam basis data berdasarkan suatu presepsi real world terdiri dari object- object dasar yang mempunyai
relasi antar object-object tersebut.
Relasi antar object digambarkan
menggunakna simbol-simbol grafis tertentu (Marlinda, 2004).
4.5 Flowchart
Flowchart menggunakan
notasi dan lambang, misalnya segiempat, belah ketupat dan oval, untuk menyatakan berbagai operasi. Garis dan ujung panah
menghubungkan lambang-lambang tersebut untuk menunjukkan arah arus data dari
suatu titik ke titik lainnya (Jogiyanto, 1989).
4.6 Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram
adalah suatu proses yang dibuat mendetail dibanding dengan context diagram yang diperbolehkan sehingga bisa dicapai dengan
mengembangkan diagram. Diagram asli dikembangkan kedalam
gambaran yang terperinci, menunjukkan penyimpanan data dan aliran data baru
pada level yang lebih rendah (Shalahuddin, 2013).
4.7 Hypertext Preprocessor (PHP)
PHP (Hypertext
Preprocessor) adalah bahasa server-side
scripting yang menyatu dengan HTML
untuk membuat halaman web yang dinamis. PHP merupakan server-side scripting sintak dan perintah PHP akan dieksekusi di server kemudian hasilnya akan dikirim ke
browser dalam bentuk HTML. PHP
termasuk dalam open source product,
sehingga source code PHP dapat diubah
dan didistribusikan secara bebas (Kadir, 2008).
4.8 JavaScript
JavaScipt merupakan bahasa pemograman yang digunakan untuk
menetukan suatu tindakan yang diletakkan bersama dengan kode HTML. JavaScript diciptakan oleh Brendan Eich
(perusahaan Netscape) dengan nama JavaScript
(Kadir, 2013).
4.9 MySQL
MySQL adalah database
server yang digunakan untuk membangun
aplikasi web yang menggunakan database
sebagai sumber dan pengelolaan datanya. MySQL
juga merupakan program pengakses database
yang bersifat jaringan, sehingga dapat digunakan untuk aplikasi multi user (Budi, 2011).
BAB V
ANALISA
DAN PERANCANGAN
5.1 Metode Analisis
Metode analisis merupakan suatu fungsi yang dibutuhkan
yaitu berupa kerja yang harus dipenuhi sehingga dijadikan suatu panduan dalam
perancangan sistem. Pada perancangan dan pembuatan Sistem Pelaporan Kerusakan
Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau menggunakan medel waterfall.
Medel waterfall adalah model yang membutuhkan pendekatan yang sistematis
dan sekuensial dalam pengembangan perangkat lunak dimulai dari tingkat sistem
dan kemajuan melalui tahapan perencanaan, analisa, perancangan, implementasi
dan pemeliharaan.
5.2 Analisis Sistem Lama
Pelaporan kerusakan jalan di Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Riau masih manual, dimana masyarakat yang memiliki keluhan tentang
kerusakan jalan terlebih dahulu mengambil foto jalan yang rusak kemudian foto
tersebut dicetak dan masyarakat mengirim laporan kerusakan jalan tersebut
kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau dalam bentuk file.
Laporan kerusakan tersebut diterima oleh pegawai Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Riau dan laporan didisposisikan terlebih dahulu. Kemudian
laporan kerusakan jalan tersebut disampaikan kepada petugas yang menangani
bagian kerusakan jalan tersebut.
Sistem saat ini tidak efisien,
karena membutuhkan beberapa hari suapaya laporan kerusakan jalan
sampai ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Sehingga membuat proses perbaikan
jalan menjadi terhambat.
5.2.1 Flowchart Sistem Lama
Gambar
5.1 menjelaskan gambaran flowchart
sistem lama Pelaporan Kerusakan Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau.
Gambar 5.1 Flowchart Sistem Lama
5.3 Analisis Sistem Baru
Sistem ini dibuat untuk membantu masyarakat dalam
menyampaikan laporan tentang kerusakan jalan. Sistem yang akan dibangun adalah
suatu sistem yang memamfaatkan komputer/laptop sebagai alat untuk pemprosesan.
Dalam sistem ini manusia bertindak sebagai pengatur, pengoperasi serta
pengendali utama dalam perangkat tersebut.
Sistem ini digunakan oleh pemakai yang telah terdaftar
sebagai pemakai. Hal ini untuk menjaga data dan supaya bebas dari gangguan
orang yang tidak bertanggung jawab.
Dari permasalahan yang sering dihadapi pada sistem
lama, maka untuk menyalurkan keluhan tentang kerusakan jalan dibuatlah sebuah
sistem yang dapat mempermudah masyarakat menyalurkan keluhan tentang kerusakan
jalan tersebut.
Sistem ini ada tiga user yaitu Masyarakat, Admin DPU dan
Petugas Lapangan DPU. Sistem ini akan menampilkan menu yang berbeda sesuai
dengan hak akses pemakainya. Pada sistem baru akan memiliki tempat peyimpanan
data yang disebut database dimana
semua data dari Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan tersimpan didalamnya. Dengan
menggunakan sistem ini maka masyarakat lebih mudah menyampaikan keluhan tentang
kerusakan jalan yang ada di sekitar nya.
5.4 Hasil Analisa Sistem Baru
Hasil analisa yang diperoleh
dari permasalahn tersebut dibagi menjadi tiga bagian yaitu Data Masukan, Proses
dan Data Keluaran.
5.4.1 Data Masukan
Data masukan yang
ada pada Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan dapat dilihat pada Tabel 5.1.
Tabel 5.1 Data Masukan
|
No
|
Data Inputan
|
Field
|
|
1
|
Registrasi
|
-
Username
|
|
-
Password
|
||
|
-
Jenis
kelamin
|
||
|
-
Alamat
|
||
|
-
No hp
|
||
|
-
Email
|
||
|
2
|
Login
|
-
Username
|
|
-
Password
|
||
|
3
|
Lupa password
|
-
Username
|
|
4
|
Data Admin
|
-
Nip
|
|
-
Nama
|
||
|
-
Jenis
kelamin
|
||
|
-
Alamat
pegawai
|
||
|
-
Tanggal
lahir
|
||
|
-
No_hp
|
||
|
-
Email
|
||
|
-
Foto
|
||
|
-
Username
|
||
|
-
Password
|
||
|
5
|
Data Masyarakat
|
-
Id
masyarakat
|
|
-
Username
|
||
|
-
Password
|
||
|
-
Jenis
kelamin
|
||
|
-
Tempat
tanggal lahir
|
||
|
-
No hp
|
||
|
-
Alamat
|
||
|
6
|
Data pegawai
lapangan
|
-
Nip
|
|
-
Nama
|
||
|
-
Jenis
kelamin
|
||
|
-
Alamat
pegawai
|
||
|
-
Tanggal
lahir
|
||
|
-
No hp
|
||
|
-
Email
|
||
|
-
Foto
|
||
|
-
Username
|
||
|
-
Password
|
||
|
7
|
Keluhan
|
-
Id
keluhan
|
|
-
Nama
masyarakat
|
||
|
-
Nama perugas lapangan
|
||
|
-
Foto
kerusakan jalan
|
||
|
-
Alamat
jalan
|
||
|
-
Keterangan
kerusakan jalan
|
||
|
-
Status
|
5.4.2 Proses
Proses yang terjadi pada Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan
dapat dilihat pada Table 5.2.
Tabel 5.2 Data Proses
|
Pengguna
|
Proses
yang dilakukan
|
|
Admin
|
-
Login ke sistem
-
Menginputkan data pegawai
-
Menginputkan data admin
-
Melihat data pegawai lapangan
-
Melihat data masyarakat
-
Melihat keluhan
-
Memilih data keluhan
-
Melihat hasil keluhan yang telah diverifikasi
oleh petugas lapangan
|
|
Masyarakat
|
-
Menginputkan data diri
-
Login ke system
-
Melihat data diri
-
Menginputkan data keluhan
-
Melihat data laporan
-
Melihat status laporan
|
|
Petugas
lapangan
|
-
Login ke sistem
-
Melihat data keluhan yang telah dipilih
-
Mengimputkan hasil tanggapan data keluhan
|
5.4.3 Data Keluaran
Bentuk keluaran yang akan ditampilkan Sistem
Pelaporan Kerusakan Jalan adalah:
1. Informasi data
registrasi
2. Informasi login
3. Informasi data
pegawai lapangan
4. Informasi data admin
5. Informasi data
masyarakat
6. Informasi
keluhan
7. Informasi data
keluhan yang telah dipilih
8. Informasi
tanggapan keluhan
5.5 Deskripsi Umum Perangkat Lunak
Deskripsi umum perangkat lunak
adalah gambaran umum tentang aplikasi yang akan dibuat.
5.5.1 Deskripsi Umum Aplikasi
Aplikasi yang
akan dibuat adalah aplikasi yang dapat mempermudah masyarakat dalam melaporkan
keluhan tentang kerusakan jalan untuk Dinas Pekerjaan Umum. Sehingga data
kerusakan jalan dapat dengan cepat ditindak lanjuti.
5.5.2 Karakteristik Pengguna
Dalam sistem ini
pengguna yaitu Admin, Masyarakat dan Petugas Lapangan. Hak akses Admin,
Masyarakat dan Petugas Lapangan dapat dilihat pada Tabel 5.3.
Tabel 5.3 Tabel Karakteristik Pengguna
|
Kategori
pengguna
|
Hak akses
|
keterangan
|
|
Admin
|
- Data petugas lapangan
- Data keluhan
- Data admin
|
Admin dapat
menambah, menghapus dan mengubah data petugas lapangan. Admin bisa
menambahkan, mengubah dan menghapus data admin. Admin dapat melihat data
keluhan, memilih data keluhan yang bisa di tindak lanjuti. Admin bisa
menghapus data masyarakat.
|
|
Masyarakat
|
- Registrasi
- Data keluhan
|
Masyarakat dapat
melakukan registrasi akun. Masyarakat menginputkan data keluhan tentang
kerusakan jalan, masyarakat juga bisa melihat laporan yang telah dilaporkan,
dan dapat melihat status dari laporan tersebut.
|
|
|
||
|
Petugas lapangan
|
- Data keluhan
|
Petugas lapangan
dapat melihat data keluhan yang telah dipilih oleh admin dan mengkonvirmasi
data keluhan tersebut.
|
5.6 Deskripsi Fungsional
Deskripssi fungsional adalah
gambaran fungsional sistem secara umum yang akan dirancang. Deskripsi
fungsional menggambarkan proses dan aliran data dari sebuah system, yang
termasuk dalam deskripsi fungsional adalah flowchart,
context diagram, DFD dan ERD. Deskripsi
fungsional akan menjadi dasar perancngan dari sebuah sistem.
5.6.1 Flowchart Sistem Baru
Flowchart sistem baru terdapat beberapa proses bisnis yaitu
registrasi pelapor, mengimputkan data keluhan, menambahkan data
pegawailapangan, mengubah data pegawai lapangan, menghapus data pegawai
lapangan, menambah data admin, mengubah data admin, menghapus data admin dan
kelola data keluhan. Berikut adalah Flowchart
Sistem Baru:
1. Registrasi
Registrasi dimulai ketika
pelapor memilih menu registrasi maka sistem akan menampilkan form yang harus di-input oleh pelapor kemudian pelapor menginputkan data registrasi
dan disimpan di database data
masyarakat.
Gambar 5.2 Flowchart Registrasi Masyarakat
2. Lupa Password
Lupa password dimulai ketika pelapor atau masyarakat memilih menu lupa password dan sistem akan menampilkan form yang harus di-input oleh masyarakat berupa username
dan sistem akan menampilkan form
untuk menginputkan password baru.
Gambar 5.3 Flowchart Lupa Password
3.
Login
Pada proses login di mulai ketika sistem menampilkan halaman login selanjutnya mengimputkan username dan password. Jika username
dan password benar maka akan
menampilkan halaman utama.
Gambar 5.4 Flowchart Login
4. Menambahkan
Data Pegawai
Pada proses ini admin bisa
menambah data pegawai lapangan bagian Reservasi Jalan di Dinas Pekerjaan Umum,
dimulai ketika admin login maka
sistem akan melakukan validasi data jika datanya benar maka admin akan
dialihkan ke halaman utama dan admin memilih menu data pegawai selanjutnya
memilih menu tambah untuk menambahkan data pegawai.
Gambar 5.5 Flowchart Menambah Data Pegawai
5. Mengubah Data
Pegawai
Pada proses ini admin bisa
mengubah data pegawai lapangan bagian Reservasi Jalan di Dinas Pekerjaan Umum,
dimulai ketika admin login maka
sistem akan melakukan validasi data jika datanya benar maka admin akan
dialihkan ke halaman utama dan admin memilih menu data pegawai selanjutnya
memilih menu ubah untuk mengubah data pegawai.
Gambar 5.6 Flowchart Mengubah Data Pegawai
6. Menghapus Data
Pegawai
Pada proses ini admin bisa menghapus data pegawai
lapangan bagian Reservasi Jalan di Dinas Pekerjaan Umum, dimulai ketika admin login maka sistem akan melakukan
validasi data jika datanya benar maka admin akan dialihkan ke halaman utama dan
admin memilih menu data pegawai selanjutnya memilih menu hapus untuk menghapus
data pegawai.
Gambar 5.7 Flowchart Menghapus Data Pegawai
7. Menambahkan
Data Admin
Pada proses ini admin bisa menambah data admin bagian Reservasi Jalan di
Dinas Pekerjaan Umum, dimulai ketika admin login
maka sistem akan melakukan validasi data jika datanya benar maka admin akan
dialihkan ke halaman utama dan admin memilih menu data pegawai selanjutnya
memilih menu tambah untuk menambahkan data admin.
Gambar 5.8 Flowchart Menambahkan Data Admin
8. Mengubah Data
Admin
Pada proses ini admin bisa mengubah data pegawai admin Reservasi Jalan
di Dinas Pekerjaan Umum, dimulai ketika admin login maka sistem akan melakukan validasi data jika datanya benar
maka admin akan dialihkan ke halaman utama dan admin memilih menu data pegawai
selanjutnya memilih menu ubah untuk mengubah data admin.
Gambar 5.9 Flowchart Mengubah Data Admin
9. Menghapus Data
Admin
Pada proses ini admin bisa menghapus data admin untuk Sistem Pelaporan
Kerusakan Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, dimulai ketika admin login maka sistem akan melakukan
validasi data jika datanya benar maka admin akan dialihkan ke halaman utama
kemudian admin memilih menu data admin selanjutnya memilih menu hapus.
Gambar 5.10 Flowchart Menghapus Data Admin
10. Kelola laporan
Pada proses ini dimulai ketika admin ingin melihat laporan maka admin
harus login selanjutnya admin memilih
menu laporan dan mengimputkan tanggal untuk melihat laporan kemudian sistem
akan menampilkan laporan sesuai dengan tanggal yang di inputkan.
Gambar 5.11 Flowchart Kelola Laporan
11. Menginputkan
Data Keluhan
Pada proses menginputkan data
keluhan di mulai ketika sistem menampilkan halaman login selanjutnya menampilkan halaman utama dan memilih menu
keluhan kemudian memilih menu tambah keluhan selanjutnya sistem menampilkan
halaman tambah keluhan kemudian pelapor menginputkan data keluhan dan di simpan
di database keluhan.
Gambar 5.12 Flowchart Menginputkan Data Keluhan
12. Mengubah Data
Keluhan
Pada proses mengubah data keluhan di
mulai ketika sistem menampilkan halaman
login selanjutnya menampilkan halaman utama dan memilih menu keluhan
kemudian memilih menu ubah keluhan selanjutnya sistem menampilkan halaman ubah
dan data disimpan di database keluhan.
Gambar 5.13 Flowchart Mengubah Data Keluhan
13. Menghapus Data
Keluhan
Pada
proses menghapus data keluhan di mulai ketika sistem menampilkan halaman login selanjutnya menampilkan halaman
utama dan memilih menu keluhan kemudian memilih menu hapus.
.
Gambar 5.14 Flowchart Menghapus Data Keluhan
5.6.2 Context Diagram
Context Diagram adalah gambaran dari proses kerja sistem secara umum.
Context Diagram merupakan data flow diagram yang menggambarkan garis
besar operasional sistem. Context Diagram
terdiri dari entitas, proses tunggal dan data flow. Semua yang berinteraksi dengan sistem disebut dengan entitas
dan data flow adalah aliran data yang
ada pada sistem. Pada Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan di Dinas Pekerjaan Umum
yang menjadi entitas adalah Admin, Masyarakat dan Petugas Lapangan.
Gambar 5.15
Context Diagram
5.6.3 Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram adalah diagram
yang digunakan untuk menggambarkan aliran data dalam sebuah sistem. DFD sering digunakan untuk mengembangkan
sistem yang ada atau mengembangkan sistem baru secara logika tanpa
mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data itu mengalir dan dimana data tersebut
disimpan.
DFD berikut ini menjelaskan
aliran data yang berjalan pada Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan di Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Riau. DFD yang digunakan adalah DFD level 1 dan DFD
level 2.
5.6.3.1 DFD Level 1 Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan
DFD level 1 menggambarkan seluruh proses yang
terjadi pada sistem yang dibangun. DFD dapat dilihat pada Gambar 5.12.
Gambar 5.16 DFD level 1
Tabel 5.4 menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses
registrasi.
Tabel 5.4 Deskripsi DFD Level 1 Proses Registrasi
|
No proses
|
1
|
|
Nama proses
|
Registrasi
|
|
Deskripsi
|
Proses registrasi
|
|
Data masukan
|
Data registrasi
|
|
Data keluaran
|
Informasi data registrasi
|
Tabel 5.5
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses lupa password.
Tabel 5.5 Deskripsi DFD Level 1 Lupa Password
|
No proses
|
2
|
|
Nama proses
|
Lupa password
|
|
Deskripsi
|
Proses membuat password
baru
|
|
Data masukan
|
Data password
|
|
Data keluaran
|
Informasi data
password
|
Tabel 5.6
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses login.
Tabel 5.6 Deskripsi DFD Level 1 Proses Login
|
No proses
|
3
|
|
Nama proses
|
Login
|
|
Deskripsi
|
Proses login
|
|
Data masukan
|
Data login
|
|
Data keluaran
|
Informasi data login
|
Tabel 5.7 menjelaskan
mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses kelola data admin.
Tabel 5.7 Deskripsi DFD Level 1 Proses Kelola Data Admin
|
No proses
|
4
|
|
Nama proses
|
Kelola data admin
|
|
Deskripsi
|
Proses input data admin
|
|
Data masukan
|
Data admin
|
|
Data keluaran
|
Informasi data admin
|
Tabel 5.8
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses kelola data pegawai.
Tabel 5.8 Deskripsi DFD Level 1 Proses Kelola Data Pegawai
|
No proses
|
5
|
|
Nama proses
|
Kelola data pegawai
|
|
Deskripsi
|
Proses input data pegawai
|
|
Data masukan
|
Data pegawai
|
|
Data keluaran
|
Informasi data pegawai
|
Tabel 5.9
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses kelola keluhan.
Tabel 5.9 Deskripsi DFD Level 1 Proses Kelola Laporan
|
No proses
|
6
|
|
Nama proses
|
Kelola laporan
|
|
Deskripsi
|
Proses melihat data laporan
|
|
Data masukan
|
Data keluhan
|
|
Data keluaran
|
Informasi laporan keluhan
|
Tabel 5.10
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 1 tentang proses kelola keluhan.
Tabel 5.10 Deskripsi DFD Level 1 Proses Kelola Keluhan
|
No proses
|
7
|
|
Nama proses
|
Kelola keluhan
|
|
Deskripsi
|
Proses input data keluhan
|
|
Data masukan
|
Data keluhan, pilih data keluhan, konfirmasi
|
|
Data keluaran
|
Informasi dat akeluhan, informasi pilihan data
keluhan, informasi konfirmasi
|
5.6.3.2 DFD Level 2 Proses 4 (Kelola Data Admin)
DFD level 2 proses 4
menjelaskan tentang kelola data admin. Gambar 5.13 menjelaskan tentang kelola
data admin secara teperinci.
Gambar 5.17 DFD Level 2 Proses 4
Tabel 5.11 menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 4 tentang
tambah data admin.
Tabel 5.11 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 4
|
No proses
|
4.1
|
|
Nama proses
|
Tambah
|
|
Deskripsi
|
Proses tambah data admin.
|
|
Data masukan
|
Data admin.
|
|
Data keluaran
|
Informasi data admin.
|
Tabel 5.12
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 4 tentang ubah data admin.
Tabel 5.12 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 4
|
No proses
|
4.2
|
|
Nama proses
|
Ubah
|
|
Deskripsi
|
Proses proses ubah data admin.
|
|
Data masukan
|
Data admin.
|
|
Data keluaran
|
Informasi data admin.
|
Tabel 5.13
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 4 tentang hapus data admin.
Tabel 5.13 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 4
|
No proses
|
4.3
|
|
Nama proses
|
Hapus
|
|
Deskripsi
|
Proses proses hapus data admin.
|
|
Data masukan
|
Data admin.
|
|
Data keluaran
|
Informasi data admin.
|
5.6.3.3 DFD Level 2 Proses 5(Kelola Data Pegawai)
DFD level 2 proses 5 menjelaskan tentang kelola data
pegawai. Gambar 5.14 menjelaskan tentang kelola data pegawai secara teperinci.
Gambar 5.18 DFD Level 2 Proses 5
Tabel 5.14 menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 5 tentang
tambah data pegawai.
Tabel 5.14 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 5
|
No proses
|
5.1
|
|
Nama proses
|
Tambah
|
|
Deskripsi
|
Proses tambah data pegawai
|
|
Data masukan
|
Data pegawai
|
|
Data keluaran
|
Informasi data pegawai
|
Tabel 5.15
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 5 tentang tambah data pegawai.
Tabel 5.15 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 5
|
No proses
|
5.2
|
|
Nama proses
|
Ubah
|
|
Deskripsi
|
Proses ubah data pegawai
|
|
Data masukan
|
Data pegawai
|
|
Data keluaran
|
Informasi data pegawai
|
Tabel 5.16
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 5 tentang tambah data pegawai.
Tabel 5.16 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 5
|
No proses
|
5.3
|
|
Nama proses
|
Hapus
|
|
Deskripsi
|
Proses hapus data pegawai
|
|
Data masukan
|
Data pegawai
|
|
Data keluaran
|
Informasi data pegawai
|
5.6.3.4 DFD level 2 proses 7 (kelola data keluhan)
DFD level 2 proses 6
menjelaskan tentang kelola data keluhan. Gambar 5.15 menjelaskan tentang kelola
data keluhan secara teperinci.
Gambar 5.19 DFD level 2 proses 7
Tabel 5.17 menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 7 tentang
tambah data keluhan.
Tabel 5.17 Tabel Deskripsi DFD
Level 2 Proses 7
|
No proses
|
7.1
|
|
Nama proses
|
Tambah
|
|
Deskripsi
|
Proses tambah dat akeluhan
|
|
Data masukan
|
Data keluhan
|
|
Data keluaran
|
Informasi data keluhan
|
Tabel 5.18
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 7 tentang ubah data keluhan.
Tabel 5.18 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 7
|
No proses
|
7.2
|
|
Nama proses
|
Ubah
|
|
Deskripsi
|
Proses ubah data keluhan
|
|
Data masukan
|
Data keluhan
|
|
Data keluaran
|
Informasi data keluhan
|
Tabel 5.19
menjelaskan mengenai deskripsi DFD level 2 proses 7 tentang hapus data keluhan.
Tabel 5.19 Tabel Deskripsi DFD Level 2 Proses 7
|
No proses
|
7.3
|
|
Nama proses
|
Hapus
|
|
Deskripsi
|
Proses hapus data keluhan
|
|
Data masukan
|
Data keluhan
|
|
Data keluaran
|
Informasi data keluhan
|
5.6.4 ERD (Entity Relationship Diagram)
Entity Relationship Diagram digunakan untuk menggambarkan tabel-tabel yang
berelasi dan apa-apa saja atribut yang terdapat dalam tabel tersebut. Berikut
adalah gambaran ERD dari sistem pengaduan kerusakan jalan.
Gambar 5.20 Entity Relationship Diagram
Tabel 5.20 Deskripsi Entity Relationship Diagram
|
No
|
Nama Entitas
|
Deskripsi
|
Atribut
|
Primary key
|
|
1
|
Data user
|
Menyimpan data user
pengguna
|
-
Nip
|
Nip
|
|
-
Nama
|
||||
|
-
Jenis_kelamin
|
||||
|
-
Alamat_pegawai
|
||||
|
-
Tanggal_lahir
|
||||
|
-
No_hp
|
||||
|
-
Email
|
||||
|
-
Foto
|
||||
|
-
Username
|
||||
|
-
Password
|
||||
|
-
level
|
||||
|
2
|
Data masyarakat
|
Menyimpan data masyarakat
|
-
id_masyarakat
|
Id_masyarakat
|
|
-
username
|
||||
|
-
password
|
||||
|
-
jenis_kelamin
|
||||
|
-
no_hp
|
||||
|
-
email
|
||||
|
3
|
Data keluhan
|
Menyimpan data keluhan
|
-
id_keluhan
|
Id_keluhan
|
|
-
nama_masyarakat
|
||||
|
-
nama_pegawai
|
||||
|
-
alamat_jalan
|
||||
|
-
keterangan_kerusakan
|
||||
|
-
foto
|
||||
|
-
status
|
5.7 Perancangan Tabel
Tabel 5.21 menjelaskan tentang deskripsi data pegawai berdasarkan ERD.
Tabel 5.21 Deskripsi Data Pegawai
|
Atribut
|
Type
|
Panjang
|
Keterangan
|
|
Nip
|
Varchar
|
18
|
Nip pengguna
|
|
Nama
|
Varchar
|
50
|
Nama pengguna
|
|
Jenis_kelamin
|
Enum(Laki-laki, perempuan)
|
|
Jenis kelamin pengguna
|
|
Alamat_pegawai
|
Varchar
|
50
|
Alamat pengguna
|
|
Tanggal_lahir
|
Date
|
|
Tanggal lahir pegawai
|
|
Level
|
Varchar
|
20
|
Level pengguna
|
|
No_hp
|
Varchar
|
20
|
No hp pengguna
|
|
Email
|
Varchar
|
20
|
Email pengguna
|
|
Foto
|
Varchar
|
200
|
Foto pengguna
|
|
Username
|
Varchar
|
20
|
Username
|
|
password
|
Varchar
|
20
|
Password penguna
|
Tabel 5.22
menjelaskan tentang deskripsi data masyarakat berdasarkan ERD.
Tabel 5.22 Deskripsi Data Masyarakat
|
Atribut
|
Type
|
Panjang
|
Keterangan
|
|
Id_masyarakat
|
Int
|
11
|
Id masyarakat
|
|
username
|
Varchar
|
20
|
Username masyarakat
|
|
Password
|
Varchar
|
20
|
Password masyarakat
|
|
Alamat
|
Varchar
|
20
|
Alamat masyarakat
|
|
Jenis_kelamin
|
Enum(laki-laki, perempuan)
|
|
Jenis kelamin masyarakat
|
|
No_hp
|
Varchar
|
20
|
No hp masyarakat
|
|
Email
|
Varchar
|
20
|
Email masyarakat
|
Tabel 5.23 menjelaskan tentang
deskripsi data keluhan berdasarkan ERD.
Tabel 5.23 Deskripsi Data Keluhan
|
Atribut
|
Type
|
Panjang
|
Keterangan
|
|
Id_keluhan
|
int
|
11
|
Id keluhan
|
|
Nama_masyarakat
|
Varchar
|
20
|
nama masyarakat
|
|
Nama_pegawai
|
varchar
|
20
|
Nama pegawai
|
|
Alamat jalan
|
varchar
|
30
|
Alamat jalan
|
|
Keterangan_kerusakan
|
varchar
|
50
|
Keterangan kerusakan jalan
|
|
Foto
|
varchar
|
50
|
Foto kerusakan jalan
|
|
Status
|
varchar
|
50
|
Status laporan kerusakan jalan
|
5.8 Perancangan Struktur Menu
Berikut adalah perancangan struktur menu dari sistem
informasi pelaporan kerusakan jalan.
Gambar 5.21 Perancangan Struktur Menu
5.9 Rancangan Antar Muka
Perancangan antar muka adalah
pengembangan sistem yang digunakan untuk membuat komunikasi lebih mudah, dan
konsisten antara sistem dengan pemakainya.
5.9.1 Rancangan Menu Login Masyarakat
Menu login merupakan halaman yang pertama
kali tampil ketika alamat sistem diakses. Pada form menu login terdapat
inputan untuk mengisi username dan password pengguna untuk masuk
ke dalam sistem. Di form login untuk
masyarakat juga terdapat menu untuk registrasi dan forget pass.
Gambar 5.22 Rancangan Menu Login Masyarakat
5.9.2 Rancangan Menu Lupa Password
Menu lupa password merupakan halaman ketika
pelapor atau masyarakat lupa password.
Pada form lupa password terdapat inputan untuk mengisi Username dan sistem akan mengalikan ke form untuk menginputkan password
baru.
Gambar 5.23 Racangan Menu Lupa Password
5.9.3 Rancangan Menu Registrasi
Pada menu ini jika
pelapor atau masyarakat ingin melakukan registrasi maka akan di tampilkan form username, password,
alamat, jenis kelamin, nomor hp dan email.
Gambar 5.24 Rancangan Menu Registrasi
5.9.4 Rancangan Menu Login Admin
Menu login merupakan halaman yang pertama kali tampil ketika alamat
sistem diakses. Pada form menu Login terdapat inputan untuk mengisi username
dan password pengguna untuk masuk ke dalam sistem.
Gambar 5.25 Rancangan Menu Login Admin
5.9.5 Rancangan Menu Utama Admin
Berikut
adalah rancangan menu utama untuk admin.
Gambar 5.26 Rancangan Menu Utama Admin
5.9.6 Rancangan Menu Data Admin
Berikut merupakan
rancangan menu data admin. Admin bisa menambahkan, mengedit dan menghapus data
admin.
Gambar 5.27 Rancangan Menu Data Admin
5.9.7 Rancangan Menu Data Pegawai
Menu ini berfungsi
untuk menambah, mengedit dan menghapus data pegawai yang dilakukan oleh admin.
Gambar 5.28 Rancangan Menu Data Pegawai
5.9.8 Rancangan Menu Pelapor
Berikut merupakan
rancangan menu pelapor yaitu admin bisa melihat data pelapor dan admin bisa
menghapus data pelapor tersebut.
Gambar 5.29 Rancangan Menu Data Pelapor
5.9.9 Rancangan Menu Keluhan
Tampilan ini
berisi berisi tentang data keluhan yang telah di-input oleh pelapor atau masyarakat.
Gambar 5.30 Rancangan Menu Keluhan Untuk Admin
5.9.10 Rancangan Menu Laporan
Tampilan ini
berisikan tentang laporan dari kerusakan jalan. Admin bisa melihat data
perbulan dan pertahun.
Gambar 5.31 Rancangan Laporan
5.9.11 Rancangan Menu Grafik
Berikut merupakan
rancangan menu grafi. Admin bisa melihat laporan dalam bentuk grafik.
Gambar 5.32 Rancangan Menu Grafik
5.9.12 Rancangan Menu Utama Masyarakat
Berikut
adalah rancangan menu utama untuk masyarakat.
Gambar 5.33 Rancangan Menu Utama Masyarakat
5.9.13 Rancangan Menu Lapor
Halaman ini berisikan tentang form keluhan yang di-input
oleh pelapor.
Gambar 5.34 Rancangan Menu Lapor
5.9.14 Rancangan Menu Laporanku
Halaman ini
berisikan tentang semua laporan yang di-input
oleh pelapor.
Gambar 5.35 Rancangan Menu Laporanku
5.9.15 Rancangan Menu Utama Pegawai
Halaman ini merupakan halaman
utama untuk pegawai lapangan.
Gambar 5.36 Rancangan Menu Utama Pegawai
5.9.16 Rancangan Menu Keluhan
Halaman ini
merupakan halaman menu keluhan pegawai lapangan. Pegawai lapangan bisa mengedit
keluhan yang di-input oleh pelapor.
Gambar 5.37 Rancangan Menu Keluhan Untuk Pegawai
BAB VI
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
6.1 Implementasi Sistem
Implementasi merupakan
penerapan dari analisa dan perancangan menggunakan teknologi web. Dalam tahap implementasi ini merupakan
tahap dimana sistem di operasikan dengan keadaan yang sebenarnya. Sehingga dapat
menghasilkan tujuan yang diinginkan.
6.2 Lingkungan Implementasi
Dalam pengimplementasikan aplikasi ini membutuhkan
perangkat pendukung seperti perangkat keras dan perangkat lunak. Spesifikasi
perangkat keras yaitu:
1.
Processor : Intel
Core i3
2.
Memory : 4 GB
3.
Harddisk : 500 GB
Spesifikasi
perangkat lunak yang digunakan:
1.
Sistem Operasi :
Microsoft Windows 10 64-bit
2.
Bahasa Pemograman : HTML, PHP, JavaScript
3.
DBMS
: MySQL
4.
Browser :
Google Chrome
6.3 Implementasi Sistem Pengaduan Kerusakan Jalan
Bagian implementasi sistem merupakan tahap
pengembangan dari setiap operasi yang akan digunakan. Bagian implementasi pada sistem ini terdiri
dari merupakan tampilan antar muka dari setiap halaman.
6.3.1 Tampilan Login
Tampilan login meruakan tampilan awal ketika alamat sistem diakses, pengguna
sistem diharuskan menginputkan username dan password untuk
menggunakan sistem, kemudian mengklik tombol masuk. Apabila pengguna valid maka akan berasil mengakses ke
menu sistem.
Gambar 6.1
Tampilan
Login
6.3.2
Tampilan Halaman Utama
Tampilan halaman
utama administrator muncul setelah pengguna yang memiliki hak akses
sebagai administrator berhasil login.
Gambar6.2 Tampilan Halaman
Utama Admin
6.3.3 Tampilan Data Admin
|
Gambar 6.3 Tampilan Data Admin
|
Tampilan ini merupakan tampilan data admin. Admin bisa menambahkan data admin baru dan mengubah data admin.
6.3.4 Tampilan Data Pegawai
Berikut merupakan tampilan data pegawai. Admin
bisa menambahkan, mengedit dan menghapus data pegawai.
Gambar 6.4 Tampilan Data Pegawai
6.3.5 Tampilan Data Pelapor
Berikut merupakan tampilan data pelapor untuk admin. Admin
bisa menghapus data pelapor.
Gambar 6.5 Tampilan Pelapor
6.3.6 Tampilan Data Keluhan
Berikut merupakan tampilan data keluhan yang telah di-input oleh pelapor dimana admin bisa mengedit dan menghapus data keluhan.
Gambar 6.6 Tampilan Keluhan Admin
6.3.7 Tampilan Laporan
Tampilan ini berisikan tentang laporan dari kerusakan
jalan. Admin bisa melihat data perbulan maupun pertahun.
Gambar 6.7 Tampilan Laporan
6.3.8 Tampilan Grafik
Berikut merupakan rancangan menu grafik. Admin
bisa melihat laporan dalam bentuk grafik.
Gambar 6.8 Tampilan Grafik
6.3.9 Tampilan Utama Pegawai
Berikut merupakan Tampilan Utama untuk Pegawai.
Gambar
6.9 Tampilan Utama Pegawai
6.3.10 Tampilan Data Pengaduan
Halaman ini merupakan halaman menu keluhan pegawai
lapangan. Pegawai lapangan bisa mengedit keluhan yang di inputkan
pelapor.
Gambar 6.10 Tampilan Data Pengaduan Pegawai
6.3.11 Tampilan Login Masyarakat
Menu login merupakan halaman
yang pertama kali tampil ketika alamat sistem diakses. Pada form menu login terdapat inputan untuk mengisi username dan password
pengguna untuk masuk ke dalam sistem. Di form
login untuk masyarakat juga terdapat menu untuk registrasi dan forget password.
Gambar 6.11 Tampilan Login Masyarakat
6.3.12 Tampilan Registrasi Masyarakat
Pada menu ini jika pelapor
atau masyarakat ingin melakukan registrasi maka akan di tampilkan form Username, password, alamat, jenis kelamin, nomor hp dan email.
Gambar 6.12 Tampilan Registrasi Masyarakat
6.3.13 Tampilan Lupa Password
Pada menu ini jika pelapor
atau masyarakat lupa password maka
akan di tampilkan form Password
baru.
Gambar 6.13 Tampilan Lupa Password
6.3.14 Tampilan Utama Masyarakat
Berikut merupakan tampilan
utama untuk masyarakat.
Gambar 6.14 Tampilan Utama Masyarakat
6.3.15 Tampilan Lapor
Halaman ini berisikan tentang form keluhan yang di-input
pelapor. Pelapor harus menginputkan tanggal lapor, keterangan
kerusakan jalan, alamat jalan dan menginputkan foto kerusakan jalan.
Gambar 6.15 Tampilan Pengaduan Masyarakat
6.3.16 Tampilan Laporan Masyarakat
Halaman ini berisikan tentang semua laporan yang di-input oleh pelapor.
Gambar 5.16 Tampilan Laporan Masyarakat
6.4 Pengujian Sistem
Tahapan pengujian dilakukan untuk mengetahui sistem
berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Teknik pengujian yang digunakan yaitu black box.
6.4.1 Pengujian Tampilan Login
Menu login
berisi inputan username dan password dimana saat pengguna mengakses
sistem.
Tabel 6.1 Pengujian Menu Login
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil uji
|
|
Halaman awal saat alamat sistem di akses
|
Tombol login
|
Username = Username
valid
Password = Password Valid
|
Ketika pengguna menginputkan username, password
(sesuai dengan data di database) dan sistem akan mengecek sesuai tipe
pengguna dan menampilkan sesuai dengan halaman tipe pengguna.
|
Sukses
|
|
Username<> Password valid
Password<> Username
valid
|
Ketika pengguna menginputkan bukan username admin dan password yang sesuai dengan username,
maka sistem akan memberikan pesan “Gagal Login”
|
Sukses
|
6.4.2 Pengujian Tampilan Registrasi
Pada tampilan ini masyarakat
mengimputkan data diri untuk membuat akun supaya dapat membuat pengaduan
kerusakan jalan.
Tabel 6.2 Pengujian Tampilan Registrasi
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil
|
|
Menu registrasi menampilkan data dari registrasi.
|
Registrasi
|
Username
Password
Alamat
Jenis kelamin
No hp
Email
|
Ketika diklik registrasi
maka akan muncul tampilan
inputan, apabila data di isi data valid
maka data akan masuk ke penyimpanan sistem dengan mengklik save
|
Sukses
|
6.4.3 Pengujian Tampilan Lupa Password
Pada tampilan ini masyarakat mengimputkan data diri
yang berupa username jika masyarakat
lupa password.
Tabel 6.3 Pengujian Tampilan Lupa Password
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu lupa password menampilkan
data dari lupa password
|
Lupa password
|
Username
Password baru
|
Ketika diklik lupa password, maka akan muncul form yang harus di isi yaitu berupa username. Jika username
nya valid, maka akan muncul form untuk
menginpukan data password baru.
|
Sukses
|
6.4.4 Pengujian Tampilan Data Admin
Menu data admin
ini menampilkan data dari
admin pengguna, dimana
admin dapat menambah, mengedit dan menghapus data admin
tersebut.
Tabel 6.4 Pengujian Tampilan Data Admin
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu admin menampilkan tabel dari kelola admin.
|
Icon Tambah admin
|
NIP
Nama pegawai
Jenis kelamin
Alamat pegawai
Tanggal lahir
No hp
Email
Foto
Username
Password
|
Ketika diklik icon tambah maka akan muncul
modal tambah pengguna, apabila data di isi data valid maka data akan masuk ke
penyimpanan sistem dengan mengklik save.
|
Sukses
|
|
Icon Edit
|
Nama pegawai
Jenis kelamin
Alamat pegawai
Tanggal lahir
No hp
Email
Password
|
Ketika diklik icon edit maka akan muncul
modal edit pengguna, apabila data yang di edit valid maka data akan masuk ke
penyimpanan sistem dengan mengklik kirim, dan data berhasil di update.
|
Sukses
|
|
|
|
Icon Hapus
|
NIP
|
Muncul Pertanyaan “Apakah yakin akan menghapus
data?” apa bila diklik hapus maka data akan terhapus
|
Sukses
|
6.4.5 Pengujian Tampilan Data Pegawai
Pada halaman ini admin dapat
menambahkan, menegdit dan menghapus data pegawai.
Tabel 6.5 Pengujian Tampilan Data
Pegawai
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data pegawai menampilkan data dari pegawai
|
Icon Tambah
|
NIP
Nama pegawai
Jenis kelamin
Alamat pegawai
Tanggal lahir
No hp
Email
Foto
Username
Password
|
Ketika diklik icon tambah maka akan muncul
modal tambah pengguna, apabila data di isi data valid maka data akan masuk ke penyimpanan sistem dengan mengklik
save.
|
Sukses
|
|
Icon Edit
|
NIP
Nama pegawai
Jenis kelamin
Alamat pegawai
Tanggal lahir
No hp
Email
Foto
|
Ketika diklik icon edit maka akan muncul
modal edit pengguna, apabila data yang di edit valid maka data akan masuk ke
penyimpanan sistem dengan mengklik save,
dan data berhasil di update.
|
Sukses
|
|
|
Icon Hapus
|
NIP
|
Muncul Pertanyaan “Apakah yakin akan menghapus
data?” apa bila diklik hapus maka data akan terhapus
|
Sukses
|
6.4.6 Pengujian Tampilan Data Pelapor
Pada halaman ini admin dapat
menghapus data pelapor.
Tabel 6.6 Pengujian Tampilan Data Pelapor
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data keluhan
|
Icon hapus
|
Id pelapor
|
Muncul Pertanyaan “Apakah yakin akan menghapus
data?” apa bila diklik hapus maka data akan terhapus
|
Sukses
|
6.4.7 Pengujian tampilan Data Keluhan Admin
Pada halaman ini admin dapat
melihat detai dari data keluhan dan juga bisa mengedit dan menghapus data
keluhan.
Tabel 6.7 Pengujian Tampilan Data
Keluhan
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data keluhan menmpilkan data dari keluhan
|
Icon Edit
|
Id pegawai
|
Ketika diklik icon edit maka akan muncul
modal edit keluhan, apabila data yang di edit valid maka data akan masuk ke
penyimpanan sistem dengan mengklik save,
dan data berhasil di update.
|
Sukses
|
|
Icon Hapus
|
Id keluhan
|
Muncul Pertanyaan “Apakah yakin akan menghapus
data?” apa bila diklik hapus maka data akan terhapus.
|
Sukses
|
6.4.8 Pengujian Tampilan Laporan
Tampilan ini berisikan tentang laporan yang ingin dilihat.
Tabel 6.8 Pengujian Tampilan laporan
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data laporan
|
Icon Proses
|
Tanggal
|
Ketika diklik icon proses maka akan muncul
laporan keluhan yang ingin di lihat.
|
Sukses
|
6.4.9 Pengujian Tampilan Pengaduan Pegawai
Tampilan ini berisikan tentang data keluhan dan
pegawai dapat mengedit data keluhan untuk merubah status data laporan tersebut.
Tabel 6.9
Pengujian Tampilan Pengaduan pegawai
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data pengaduan menampilkan data dari pengaduan
|
Icon Edit
|
Status
|
Ketika diklik icon edit maka akan muncul
modal edit pengguna, apabila data yang di-edit
valid maka data akan masuk ke penyimpanan sistem dengan mengklik save, dan data berhasil di update.
|
Sukses
|
6.4.10 Pengujian Tampilan Lapor Masyarakat
Pada halaman ini masyarakat dapat mengimputkan data
pengaduan.
Tabel 6.10 Pengujian Tampilan
Lapor Masyarakat
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data lapor menampilkan data dari input
pengaduan
|
Lapor
|
Alamat jalan
Keterangan kerusakan
Foto
|
Ketika diklik menu lapor maka masyarakat muncul
halaman input data keluhan, apabila data yang di inputkan valid maka data akan masuk
ke penyimpanan sistem dengan mengklik save, dan data berhasil di inputkan.
|
Sukses
|
6.4.11 Pengujian Tampilan Laporanku
Pada halam ini masyarakat
dapat melihat data dari laporan yang telah di ajukan.
Tabel 6.11 Pengujian Tampilan
Laporanku
|
Deskripsi
|
Yang diklik
|
Masukkan
|
Hasil yang
diharapkan
|
Hasil Uji
|
|
Menu data laporanku
|
Laporan ku
|
Tidak ada
|
Menampilkan data dari laporan yang telah di inputkan
|
Sukses
|
BAB VII
PENUTUP
7.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang diperoleh dari rancangan dan bangun
Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau
adalah sebagai berikut:
1.
Proses yang terdapat dalam sistem ini meliputi
proses pengolahan data pegawai, pengolahan data keluhan, pengolahan data
pelapor dan pengolahan data admin.
2.
Sistem ini di gunakan oleh tiga orang user, yaitu admin, pegawai lapangan, dan
masyarakat. Hak akses admin yaitu menginputkan data pegawai lapangan, mengelola
data admin, pegawai lapangan dan mengelola data keluhan. Sedangkan pegawai
lapangan hanya bisa melihat data keluhan dan megedit status dari data tersebut.
Sedangkan masyarakat mengimputkan data keluhan dan melihat data keluhan yang di
inputkan.
3.
Sistem sudah diuji dengan Pengujian BlackBox dan hasilnya sistem sudah
bekerja sesuai dengan yang diharapkan dan dirancang sebelumnya.
7.2 Saran
Dari rancang bangun sistem informasi Pelaporan
Kerusakan Jalan masih terdapat kekurangan. Sehingga saran untuk menyempurnakan
kerja praktek ini yaitu:
1.
Penggunaan sistem yang dapat digunakan untuk
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau terkhusus di Bidang
Reservasi Jalan dan Jembatan dan bersifat online namun dengan keamanan yang
lebih baik lagi.
2.
Sistem ini lebih baik jika menggunakan aplikasi
mobile dan bisa menentukan titik
koordinat dari kerusakan jalan terseut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar