Bicara tentang kesalahan semua orang pernah melakukan kesalahan baik secara sadar maupun tidak sadar. kadang apa yang kita pikirkan tidak sama yang dipikirkan orang lain. ada yang berbuat baik tapi malah dianggap jatuhkan hargadiri dan sebagainya.
Tapi menurut sebagian orang berbuat baikpun kita tidak ada gunanya, lebih parah nya lagi ketika kita berbuat baik malah dianggap bodoh, ya semua tergantung pribadi orangnya, dan seharusnya kita tidak boleh berhenti berbuat baik.
Setiap kesalahan harus diselesaikan dan dibicarakan, walaupun masalah besar sekalipun.
Akui kesalahanmu sekarang juga. Tetapi, bagaimana caranya? Berikut ini cara bijak untuk melakukannya.
1. Jangan Panik, Lapangkan Dulu Hatimu Sebelum Mengakui Kesalahanmu
Tentu kamu tidak ingin orang menjadi panik dan marah-marah saat mendengar pengakuanmu. Kalau kamu lebih dulu panik, orang juga ikut panik. Makanya, tenangkan dulu dirimu sendiri. Buang jauh-jauh pikiran negatif dan skenario terburuk yang dapat terjadi. Kamu tetaplah orang baik, terlepas dari kesalahanmu. Kamu tetap harus kuat, meski kamu merasa tidak berdaya. Apapun yang terjadi, anggap saja semua itu sebagai pembelajaran agar kesalahan sama tidak terulang lagi.
Tentu kamu tidak ingin orang menjadi panik dan marah-marah saat mendengar pengakuanmu. Kalau kamu lebih dulu panik, orang juga ikut panik. Makanya, tenangkan dulu dirimu sendiri. Buang jauh-jauh pikiran negatif dan skenario terburuk yang dapat terjadi. Kamu tetaplah orang baik, terlepas dari kesalahanmu. Kamu tetap harus kuat, meski kamu merasa tidak berdaya. Apapun yang terjadi, anggap saja semua itu sebagai pembelajaran agar kesalahan sama tidak terulang lagi.
2. Carilah Waktu yang Tepat
Mencari waktu yang tepat memang sulit, dan berisiko kamu menunda-nunda pengakuanmu. Tetapi, sikapi saja dengan sederhana. Jangan bicarakan saat orang tersebut memiliki banyak masalah, suasana hatinya sedang buruk. Gunakan waktu tidak tepat tersebut sebagai ruang untuk introspeksi dan memikirkan solusi yang bisa kamu tawarkan. Namun, semakin cepat semakin baik. Jangan mengulur sampai berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, ya!
Mencari waktu yang tepat memang sulit, dan berisiko kamu menunda-nunda pengakuanmu. Tetapi, sikapi saja dengan sederhana. Jangan bicarakan saat orang tersebut memiliki banyak masalah, suasana hatinya sedang buruk. Gunakan waktu tidak tepat tersebut sebagai ruang untuk introspeksi dan memikirkan solusi yang bisa kamu tawarkan. Namun, semakin cepat semakin baik. Jangan mengulur sampai berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, ya!
3. Jangan Menutupi Apapun, Akui Kesalahan Kamu Seluruhnya Sampai Tuntas
Menyembunyikan atau memelintir fakta tidak akan membantu, apapun alasanmu. Akui semuanya dengan jujur, semenyakitkan atau separah apapun itu.
Menyembunyikan atau memelintir fakta tidak akan membantu, apapun alasanmu. Akui semuanya dengan jujur, semenyakitkan atau separah apapun itu.
4. Bertanggungjawablah Atas Semua Kesalahanmu, Jangan Menyalahkan Orang Lain
Saat kamu berbuat salah, bertanggungjawablah atas kesalahanmu. Apabila kamu harus menebus kesalahanmu, lakukan sampai tuntas. Buktikan kesungguhanmu dengan berkomitmen dalam memperbaiki kesalahan. Jangan salahkan orang lain. Jangan pula berpura-pura seolah kesalahanmu tidak sefatal kenyataannya atau tidak terlalu menyakiti pasangan.
5. Jangan Membandingkan dan Mengungkit Kesalahan di Masa Lalu
Cara bijak untuk mengakui kesalahan adalah dengan bersikap jujur, mendiskusikan langkah terbaik untuk memperbaiki kesalahanmu, dan mencari strategi agar kesalahan tersebut tidak terulang lagi. Oleh karena itu, kamu tidak boleh memutarbalikkan kesalahanmu atau mengungkit dan membandingkan kesalahan pasangan agar kamu merasa lebih baik. Fokus saja pada kesalahanmu saat ini dan bicarakan secara baik-baik sampai tuntas.
Saat kamu berbuat salah, bertanggungjawablah atas kesalahanmu. Apabila kamu harus menebus kesalahanmu, lakukan sampai tuntas. Buktikan kesungguhanmu dengan berkomitmen dalam memperbaiki kesalahan. Jangan salahkan orang lain. Jangan pula berpura-pura seolah kesalahanmu tidak sefatal kenyataannya atau tidak terlalu menyakiti pasangan.
5. Jangan Membandingkan dan Mengungkit Kesalahan di Masa Lalu
Cara bijak untuk mengakui kesalahan adalah dengan bersikap jujur, mendiskusikan langkah terbaik untuk memperbaiki kesalahanmu, dan mencari strategi agar kesalahan tersebut tidak terulang lagi. Oleh karena itu, kamu tidak boleh memutarbalikkan kesalahanmu atau mengungkit dan membandingkan kesalahan pasangan agar kamu merasa lebih baik. Fokus saja pada kesalahanmu saat ini dan bicarakan secara baik-baik sampai tuntas.
6. Jangan Bikin Drama Tidak Penting Saat Bertengkar
7. Lalu, Berkomitmenlah Dalam Memperbaiki Kesalahanmu Tersebut
7. Lalu, Berkomitmenlah Dalam Memperbaiki Kesalahanmu Tersebut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar